Dipindah ke BPHI, Bayi Lahir di Madinah Sehat

Laporan dari Arab Saudi

Dipindah ke BPHI, Bayi Lahir di Madinah Sehat

- detikNews
Selasa, 02 Nov 2010 18:41 WIB
Dipindah ke BPHI, Bayi Lahir di Madinah Sehat
Madinah - Bayi yang dilahirkan seorang jamaah haji asal Mataram, Fitri Prihartini Tohri dalam kondisi sehat. Bayi dan ibunya kini dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah.

"Bayinya sehat sekali. Banyak geraknya. Kalau tadi anda lihat bayinya menggemaskan sekali," kata Kepala Daerah Kerja Madinah Subakin Abdul Muthalib usai menengok bayi Fitri di BPHI Madinah, Selasa (2/11/2010).

FitriΒ  melahirkan bayi secara normal di sebuah rumah sakit swasta di Madinah, RS Safa Madinah, Senin (1/11/2010) pukul 15.30 waktu Arab Saudi kemarin. Bayi yang dilahirkanΒ  berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,8 kilogram (kg).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menginap satu malam di RS Safa, Fitri dan bayinya dipindahkan ke BPHI Madinah. Fitri yang didampingi kakak laki-lakinya, Kepala Seksi Sansur (Pendataan dan Penelitian) Daker Madinah Zainal Ilyas dan sejumlah tenaga medis tiba di BPHI sekitar pukul 13.30 waktu Arab Saudi, Selasa ini.

Fitri dan kakaknya menutupi wajahnya. Sementara bayi digendong oleh seorang petugas haji Indonesia. Tiba di BPHI, mereka langsung naik lift untuk menuju ruang perawatan. Hingga kini Fitri yang merupakan jamaah kloter 42 Surabaya dan keluarganya belum mau memberikan keterangan.

"Yang penting kondisi ibu dan bayinya sehat," kata Subakin.

Menurut Ketua Kloter 42 Surabaya Minggrehami Yusuf, Fitri berangkat haji seorang diri tanpa didampingi suaminya. Namun di Madinah, Fitri mempunyai saudara sepupu. Saudara sepupu inilah yang mengantar Fitri ke RS Safa saat ibu berusia 28 tahun ini akan melahirkan.

Minggrehami tidak tahu Fitri sedang hamil saat berangkat haji. Ia pun bingung mengapa jamaah yang sedang hamil bisa lolos naik haji padahal ada pemeriksaan kesehatan sampai tiga kali.

Dokter kloter 42 Surabaya dr Siti Nur Azizah juga mengungkapkan keheranan serupa. Dalam daftar manifest jamaah tidak disebutkan ada jamaah yang sedang hamil tapi tiba-tiba ada jamaahnya yang melahirkan.

(iy/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads