Β
"Sudah saatnya tidak lagi takut pada polisi. Saya kira tidak perlu. Seragam itu kan untuk menandakan identitas dan membedakan kita," kata Kabagpenum Mabes Polri Kombes Pol Marwoto Soeto kepada wartawan, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (2/11/2010).
Marwoto mengatakan, kasus banyaknya calo dalam pengurusan SIM bisa ditangani dengan bantuan masyarakat yang proaktif. Polri sudah terbuka untuk siapa saja yang menemukan ada penyimpangan atau praktek calo agar melapor.
"Sudah tidak zamannya lagi takut polisi. Ada calo, laporkan saja. Justru kita minta agar masyarakat lebih aktif mengawasi kita," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus dicari tahu kenapa masyarakat lebih memilih menggunakan calo dibandingkan datang ke kantor kepolisian. Apa masyarakat enggan berurusan dengan polisi? Mungkin karena melihat uniform-nya jadi sungkan, ada baiknya polisi di bagian SIM menggunakan pakaian sipil," kata anggota Kompolnas Novel Ali saat dihubungi
detikcom, Selasa (2/11/2010).
Penggunaan seragam dianggap membuat sungkan masyarakat untuk melapor dan meminta bantuan. Akibatnya, masyarakat lebih mempercayakan segala pengurusan SIM/STNK kepada calo.
(ape/rdf)










































