Sebelumnya Obama akan berpidato di depan publik di luar ruangan. Namun rencana itu sepertinya akan dibatalkan.
"Belum bisa diputuskan apakah di dalam atau di luar ruangan, tapi tampaknya di dalam ruangan," kata Staf Khusus Presiden Bidang Luar Negeri, Teuku Faizasyah di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (2/11/2010).
Namun Faizasyah membantah tidak berlangsungnya pidato obama di ruangan terbuka karena alasan keamanan.
"Karena kalau di dalam lebih terkontrol dalam segi pengelolaan, apalagi cuaca yang hujan, tidak hujan" kata Faizasyah.
Dia menambahkan, rencananya Presiden Obama akan berpidato di depan ribuan massa. Sehingga jika pidato akan berlangsung di dalam ruangan, dibutuhkan ruangan yang berkapasitas besar.
"Dari hasil pertemuan yang saya ikuti, Presiden Obama akan pidato di depan 10.000-an massa," ungkapnya.
Kunjungan Obama ke Indonesia ini, lanjut Faizasyah, akan memberi dampak yang baik bagi hubungan bilateral antara Indonesia-AS. Apalagi, Indonesia juga memiliki posisi yang strategis sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia dan mempunyai peran menonjol di kawasan.
"Kita tidak bisa pungkiri, Indonesia memiliki nilai tambah sebagai mayoritas penduduknya beragama Islam dan peran kita yang menonjol di kawasan," jelas Faiz.
Soal persiapan menyambut Obama, imbuhnya, saat ini sudah berjalan dengan baik. Indonesia juga tidak terlalu heboh menyiapkan kedatangan orang nomor satu di AS ini.
"Santai-santai, tenang," tutup mantan Juru Bicara Deplu tersebut.
(anw/rdf)











































