Penyakit Asma Kumat, Mbah Joadmo Meninggal di Pengungsian

Gunung Merapi Meletus

Penyakit Asma Kumat, Mbah Joadmo Meninggal di Pengungsian

- detikNews
Selasa, 02 Nov 2010 13:05 WIB
Penyakit Asma Kumat, Mbah Joadmo Meninggal di Pengungsian
Jakarta - Nasib naas menghampiri Mbah Joadmo (85). Warga Dusun Jrakah, Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Magelang ini meninggal dunia di pengungsian akibat penyakit asma akut yang dideritanya kumat.

Mbah Joadmo meninggal di pengungsian yang berada di Dusun Jumoyo, Desa Gulon, Kecamatan Salam, Selasa (2/11/2010). Saat pertama kali dibawa ke lokasi pengungsian, Mbah Joadmo memang sudah menderita asma.

"Tapi semalam korban mengalami gagal nafas dan meninggal," kata Sumari (40), petugas PMI di Pos Pengungsian Jumoyo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenasah Mbah Joadmo dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di dusunnya. Dusun Jrakah masuk wilayah kawasan rawan bencana III.

"Karena kami menilai saat ini puncak Merapi situasinya aman, jenazahnya kami bawa ke desanya untuk dimakamkan," kata Camat Srumbung Adi Purgunanto.

Pantauan detikcom, prosesi pemakaman jenazah Mbah Joadmo hanya diikuti belasan warga. Rasa was-was jelas terlihat di wajah-wajah para pengantar yang seluruhnya pria.

"Yang penting kita waspada saja mas. Kalau ada wedhus gembel kita langsung lari. Tapi alhamdulillah, tidak terjadi apa-apa." ungkap Suwardi (43), salah satu pengantar jenazah.

Meninggalnya Mbah Joadmo ini menambah angka jumlah penggungsi yang meninggal di pengungsian. Data dari RSUD Kabupaten Magelang menyebutkan, jumlah total pengungsi yang meninggal di pengungsian sebanyak 4 orang.

"Dua di antaranya, yakni Joadmi dan Tukinem meninggal karena penyakit tua. Dua linnya Paimin (5) dan Ilham Azaki (6 bulan)," kata Plt Direktur RSUD Magelang, Heny Listiani.

(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads