Ruhut: Studi Banding DPR, Sambil Berenang Minum Air

Ruhut: Studi Banding DPR, Sambil Berenang Minum Air

- detikNews
Selasa, 02 Nov 2010 11:45 WIB
Ruhut: Studi Banding DPR, Sambil Berenang Minum Air
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul tak heran melihat sesama anggota DPR yang membawa anak-istri dalam lawatan studi banding ke luar negeri. Ruhut menilai banyak anggota DPR yang lebih banyak bermain-main di luar negeri.

"Sebenarnya itu kesalahan terdapat pada kawan-kawan yang ada di DPR. Kalau mereka fokus tidak masalah, rata-rata sambil menyelam minum air," beber Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/11/2010).

Menurut Ruhut, studi banding ke luar negeri adalah hal yang positif. Namun demikian, sesuatu yang positif bisa menjadi negatif jika tidak dilaksanakan sesuai prosedur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masalah studi etika ke Yunani itu kan merendahkan semua bangsa, seperti tidak punya etika," protes Ruhut.

Ruhut berharap temannya sesama anggota DPR pulang ke tanah air dengan tangan kosong. Anggota DPR harus membawa ilmu baru dan menjelaskan ke publik.

"Tapi yang naik ke permukaan malah bukan ilmunya," imbuhnya.

14 Anggota DPR Komisi VIII pada 4 November akan pergi ke Mekkah, Arab Saudi. Rencananya mereka akan melakukan kunjungan kerja terkait pelaksanaan haji. Informasi beredar ada di antara rombongan yang membawa suami atau istri.

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Komisi VIII Ahmad Zainudin tidak membantah. Namun dia menjamin kalau suami atau istri yang ikut serta, tidak dibayari negara alias menggunakan biaya sendiri.

"Itu biaya sendiri. Tenaga ahli yang berangkat untuk mencatat kekurangan saja kita iuran," elak Ahmad saat dikonfirmasi detikcom, Senin (1/11/2010).

Data yang diperoleh detikcom, 14 anggota yang berangkat itu Chairunisa dari Golkar, dan yang lainnya yakni Syofwatillah Mohzaib dari Demokrat, Nurul Imam Musthopa dari Demokrat, Syaiful Anwar dari Demokrat, Sayed Fuad Zakaria dari Golkar, HM Busyo dari Golkar, Hayu R Anggara Shelomita dari PDIP, Muhammad Said Abdullah dari PDIP.

Kemudian juga Jazuli Juwaini dari PKS, Herlini Amran dari PKS, Amran dari PAN, Hasrul Azwar dari PPP, Lukman Hakim dari Gerindra, dan dari Hanura ada Soemintarsih Moentoro.

(van/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads