"Ini proses lanjutan dari erupsi, awan panas seperti ini akan sering terjadi. Tapi pagi ini tidak diikuti oleh suara dentuman, ini seperti awan panas biasa,"jelas Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), Subandriyo, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (02/11/2010).
Sementara itu Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Sri Sumarti menjelaskan erupsi itu terjadi beberapa menit saja. BPPTK mencatat erupsi itu mulai pukul 05.23 WIB hingga 06.33 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPPTK mengimbau masyarakat untuk tidak berada lebih 10 km dari puncak merapi. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas karena status Merapi masih awas.
"Belum tahu, sekarang sudah rentetan, energi tahap awal saja," jawab Sri saat ditanya soal apakah energi Merapi masih tinggi.
(mpr/mad)











































