"Iya betul, satu kloter kemarin tertunda," kata Edy Martono, manager dutyΒ Bandara Adi Soemarmo Solo, kepada detikcom, Selasa (2/11/2010).
Seharusnya, kloter tersebut berangkat dari Solo menuju Jeddah sekitar pukul 18.00 WIB (Senin, 1/11). Namun, karena ada abu vulkanik di sekitar bandara, penerbangan ditunda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senin siang kemarin, hujan abu vulkanik Merapi tidak mampir ke kawasan Solo. Hujan abu mengarah ke Salatiga, Semarang dan Purwodadi.
Karena itu, Bandara Adi Soemarmo Solo aman dari abu Merapi. Aktivitas penerbangan di bandara ini tetap lancar. Pesawat yang membawa para jamaah haji telah berangkat dengan lancar hingga pukul 12.00 WIB. Gangguan baru muncul untuk penerbangan sore hari.
Menteri Perhubungan mengimbau pihak Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, dan Bandara Adi Soemarmo Solo terus mewaspadai bencana letusan Gunung Merapi. Apabila abu vulkanik berbahaya untuk penerbangan, maka bandara sebaiknya ditutup.
Abu vulkanik berbahaya bagi penerbangan. Selain mengganggu pandangan, bila masuk ke mesin pesawat bisa membuat mesin mati.
(mad/nrl)











































