Rp 50 Juta dan Logistik dari DPR untuk Pengungsi Merapi

Rp 50 Juta dan Logistik dari DPR untuk Pengungsi Merapi

- detikNews
Senin, 01 Nov 2010 15:21 WIB
Rp 50 Juta dan Logistik dari DPR untuk Pengungsi Merapi
Jakarta - Meletusnya Gunung Merapi menyebabkan 37 orang tewas. Warga yang tinggal di lereng gunung pun harus mengungsi untuk menghindari sengatan wedhus gembel. Kondisi itu menimbulkan keprihatinan para anggota Dewan.

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso bersama sejumlah anggota DPR dari Komisi VII dan VIII DPR menyambangi lokasi bencana. Mereka membawa 'buah tangan' berupa amplop berisi Rp 50 juta dan bantuan logistik.

Mereka datang ke Posko Utama Pakem, Sleman, Yogyakarta, Senin (1/11/2010) pukul 12.30 WIB. Mereka disambut oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Bupati Sleman Sri Purnomo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami serahkan bantuan berupa uang tunai Rp 50 juta dan bantuan logistik," ujar Priyo yang dibalut safari hitam.

Uang tersebut dibawa dalam amplop coklat. Sedangkan bantuan logistik diserahkan secara simbolik kepada Bupati Sleman dalam satu tas biru.

Kepada para anggota Dewan, Sultan menyampaikan, warga korban gunung meletus tidak hanya membutuhkan bantuan pada saat ini saja. Pasca bencana nanti, mereka pun masih membutuhkan uluran tangan.

"Itu jauh lebih besar biayanya. Semoga menjadi perhatian bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat," kata Sultan.

Sultan juga melaporkan kondisi pengungsi. Dikatakannya, jumlah pengungsi di Posko Pengungsian Umbulharjo telah overload sehingga sebagian dipindahkan ke Wukirsari. Mereka masih mengeluhkan kurangnya MCK dan air bersih.

Sultan juga menyampaikan unek-uneknya karena bantuan yang disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sulit dicairkan karena tidak ada BNPB di Kabupaten Sleman.

"Ini unek-unek saya, Yogya itu sangat kecil, jarak tempuh hanya 40 km apa perlu BNPB berada di kabupaten. Apa nggak bisa BNPB itu satu saja di kota biar nanti ada tim di bawahnya, ini logika saya," keluh Sultan.

Ketua Komisi VIII Abdul Kadir Karding lantas angkat bicara. Dia membesarkan hati Sultan dengan menjanjikan akan membantu proses pencairannya. "Yogya jangan berkecil hati. Nanti kami akan mengusahakan agar bantuan dari BNPB itu bisa dicairkan," janjinya.

Setelah satu jam berkunjung, rombongan DPR yang terdiri dari sekitar 20 orang itu meninggalkan lokasi pada pukul 14.15 WIB. Mereka menumpang bus besar. Karena jalan di depan Posko Utama sempit, kehadiran rombongan itu membuat antrean kendaraan sepanjang sekitar 500 meter.

(vit/nrl)


Berita Terkait