"Kegiatan amal sosial ini sebagai wujud rasa kebersamaan dan persatuan kita sesama saudara, sekaligus sumbangsih mahasiswa Indonesia di Mesir untuk meringankan beban saudara-saudara kita, yang tertimpa musibah," tutur Ketua PPMI Falahuddin Nur melalui Syamsu Alam kepada detikcom, (1/11/2010).
Para mahasiswa menaruh kepedulian besar atas bencana banjir di Wasior, tsunami di Mentawai, serta meletusnya Gunung Merapi di kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang semuanya menelan ratusan korban tewas, ribuan warga menjadi pengungsi, dan kerugian harta benda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inisiatif para mahasiswa tersebut mendapat apresiasi dan dukungan Counsellor Pensosbud Iwan Wijaya Mulyatno, mewakili Duta Besar RI A.M. Fachir, yang langsung hadir di tengah-tengah mahasiswa.
"Kami mengapresiasi sikap aksi cepat tanggap ini dan siap turun langsung ikut menggalang dana di lingkungan masyarakat Indonesia di Mesir," tegas Iwan, seraya mengajak mahasiswa mendoakan keluarga para korban agar diberi ketabahan dan kesabaran oleh Yang Maha Kuasa.
Selain itu Iwan juga menyarankan agar hasil penggalangan dana sebagian disumbangkan kepada teman-teman mahasiswa di Mesir, yang orangtuanya terkena dampak langsung.
"Rumah orangtua atau lahan pertanian yang hancur tentu memerlukan waktu yang panjang untuk pulih atau subur kembali. Dalam keadaan itu orangtua akan sulit mengirim sangu bulanan kepada putra-putrinya," pesan Iwan.
Pesan ini disambut baik oleh Ketua PPMI Falahuddin Nur dan mahasiswa lainnya.
"Hasil penggalangan dana ini sebagian akan kita salurkan terlebih dahulu kepada mahasiswa Indonesia di Mesir yang keluarganya menjadi korban langsung dari musibah tersebut dan selebihnya akan dikirimkan melalui KBRI Cairo," tegas Falahuddin.
Selain dari mahasiswa Indonesia di Mesir, Persatuan Mahasiswa Malaysia di Mesir juga siap membantu menggalang dana untuk para korban bencana di Indonesia.
Dalam kesempatan itu Ketua Kelompok Studi Walisongi (KSW) Jawa Tengah Abdullah Munif memaparkan bahwa sudah selayaknya mahasiswa peduli dan membantu korban bencana. "Walaupun kita tidak berada di Indonesia, kita juga dapat berkontribusi dengan doa dan melakukan penggalangan dana," cetus Abdullah.
Sebelumnya, Duta Besar RI A.M. Fachir bersama jamaah Masjid Indonesia Cairo dan keluarga besar masyarakat RI di Mesir secara berjamaah melaksanakan salat gaib dan doa bersama bagi para korban bencana di tanah air, seusai salat Jumat (29/10/2010).
Dari Ketua Kerukunan Mahasiswa Minang (KMM) Alnoffianri Dinar disampaikan bahwa secara geografis Mentawai sebenarnya adalah gugusan pulau-pulau kecil di wilayah Sumatra Barat.
"Mentawai adalah kepulauan yang menjadi bagian dari Sumatra Barat, bagian dari Indonesia, mereka adalah saudara kita dan kita menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada mereka," pungkas Alnof.
(es/es)










































