"Abu turun rintik-rintik. Tahu-tahu jok motor saya memutih," kata seorang warga Pabelan, Kabupaten Semarang, Hardi, Senin (1/11/2010).
Kecamatan Pabelan berada di sebelah utara Boyolali dan barat Salatiga. Kawasan ini cukup jauh dari lereng Merapi, sekitar 25 Km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Abunya tidak pekat, hanya terlihat menempel di barang-barang di luar rumah, jalan, dan lain-lain," katanya.
Akibat letusan Merapi sekitar jam 10.00 WIB tadi, cuaca di Boyolali, Salatiga, dan Kabupaten Semarang bagian Selatan redup. Padahal, sebelumnya, cuaca cukup cerah.
Sementara di ibukota Jateng, Semarang, tak nampak adanya hujan abu. Namun cuaca cukup redup. Gumpalan awan hitam menggelayut dari arah selatan.
Gunung Merapi meletus lagi sekitar pukul 10.10 WIB. Letusan ini menyebabkan ratusan warga Klaten, Jateng, yang berada di perbatasan gunung teraktif di Indonesia itu panik berlarian dari rumah mereka menuju ke bawah.
(djo/djo)











































