Pantauan detikcom di Jl Kaliurang KM 12, Sleman, DIY, Senin (1/11/2010) pukul 11.00 WIB, warga yang mengendarai motor banyak yang jatuh saat turun. Sekitar kurang lebih 4 motor jatuh. Keempat motor ini ditumpangi oleh 2 orang berboncengan.
Mereka memacu motor mereka dengan rasa panik dan menangis tersedu-sedu. Sehingga motor pun lepas kendali dan terjatuh. Karena hanya mengalami lecet kecil, mereka langsung mengendarai motor mereka lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Takut. Orang tua nggak tahu dimana," kata seorang anak SD kelas 2, Suci saat ditanyai detikcom.
Warga yang berduyun-duyun turun ke bawah ini berjalan menuju tempat pengungsian di Balai Desa Hargobinangun. Semburan awan panas di lokasi tampak perlahan-lahan mulai berhenti. Dari HT yang dimiliki sejumlah warga, sudah tidak terdengar lagi bunyi yang agak nyaring.
Suara nyaring tersebut itu berasal dari alat seismograf. Jika alat seismograf bergerak yang menandakan adanya aktivitas Gunung Merapi, maka suara itu akan langsung bisa terdengar di HT dengan bunyi yang nyaring tersebut. Namun hingga pukul 11.10 WIB, bunyi suara nyaring itu sudah berhenti.
(gus/fay)











































