Presiden SBY Didesak Batalkan IPO Krakatau Steel

Presiden SBY Didesak Batalkan IPO Krakatau Steel

- detikNews
Senin, 01 Nov 2010 11:16 WIB
Presiden SBY Didesak Batalkan IPO Krakatau Steel
Jakarta - Presiden SBY didesak membatalkan initial public offering (IPO) perusahaan baja nasional Krakatau Steel (KS). Jika diteruskan, negara bisa rugi triliunan rupiah.

"Agar Presiden SBY segera membatalkan IPO, penjualan saham perdana, Krakatau Steel," ujar Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara, dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, 1/11/2010).

Marwan menilai, harga saham KS dijual sangat murah. Dengan harga tersebut, bisa merugikan negara yang cukup signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harganya hanya Rp 850 per lembar, padahal harga sesuai nilai buku lebih dari Rp 1500. Saat Indosat dijual ke Temasek waktu itu harga Rp 1200 padahal sesuai nilai buku Rp 1850 dan negara dirugikan Rp 2 triliun. Apakah negara akan dirugikan triliunan rupiah lagi?," papar Marwan.

Menurut Marwan, seharusnya pemerintah menjadikan KS sebagai saham non listed public company, tidak diprivatisasi. Pemerintah juga diminta tidak menjual satu persen pun saham KS dan diproteksi serta diberi jaminan penuh kredit pengembangan usahanya.

"Agar tidak terjadi penyelewengan dan kebohongan publik di setiap penjualan sahan KS," terang Marwan.

Marwan kemudian meminta DPR mengusut dugaan penyelewengan tersebut. Menurut Marwan, menteri BUMN Mustafa Abubakar seharusnya tidak menjual aset negara.

"Tidak boleh membiarkan terjadinya obral besar aset negara di depan mata," tegas Marwan.

Pemerintah berencana menjual saham PT KS ke publik setelah menunggu dua tahun dalam rencana penawaran umum saham (IPO). Rencana ini terus ditolak berbagai pihak karena dianggap sebagai upaya penjualan aset negara.

Sebelumnya, Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menyatakan akan ada skandal yang lebih besar dari skandal Bank Century. Skandal ini merupakan rencana penjualan PT Krakatau Steel pada pihak asing.

"Minggu ini ada skandal yang lebih besar dari Bank Century, akan ada skandal Krakatau Steel," ujar Amien dalam pidato politiknya saat pelantikan DPW PAN Yogyakarta kemarin.

(van/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini