"Sektor barat dan utara perlu hati-hati, dampak eksplosif bisa mengarah ke sana," jelas Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), Subandriyo, saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/11/2010).
Wilayah barat dan utara yang dimaksudnya antara lain Kali Benowo dan Kali Apu. Sebelumnya, erupsi mengarah ke selatan (Kaliurang).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, dalam erupsi besar sebelumnya (Selasa 26 Oktober) debu vulkanik bisa mencapai Cilacap, sementara erupsi hari-hari selanjutnya dapat dirasakan di kota-kabupaten yang dekat dengan Gunung Merapi seperti Yogyakarta, Solo, dan Magelang.
"Yang jelas, erupsi pertama lebih besar dan dapat dirasakan dampaknya hingga Cilacap. Kalau yang sekarang karena dekat dengan kota dan peralihan gerak awan panas," jelasnya.
Sampai dengan pagi ini, BPPTK menyatakan aktivitas Gunung Merapi terpantau tenang.
Sebanyak 37 orang tewas dalam musibah alam ini. (ahy/nrl)











































