"Masalah ke sana atau tidak masih belum bisa dipastikan," kata Juru Bicara Presiden Bidang Dalam Negeri Julian Aldrin Pasha saat dihubungi detikcom, Senin (1/11/2010).
Julian mengatakan, Presiden telah mendapatkan penjelasan dari Wakil Presiden Boediono tentang kondisi terkini Gunung Merapi beserta para pengungsi. Wapres mengatakan saat ini kondisinya jauh lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, Presiden dan rombongan baru akan mengunjungi para korban Merapi dan akan memberikan dukungan moral apabila kondisi semakin memburuk.
"Kecuali mungkin jika situasinya makin memburuk," kata Julian sambil menegaskan kondisi para pengungsi saat ini baik dan masih dalam kontrol.
Dikatakan Julian, Perdana Menteri baru Australia Julia Gerald akan berkunjung ke Istana Presiden pada Selasa 2 November 2010. Dengan demikian, lanjut dia, untuk satu atau dua hari ke depan Presiden belum bisa memastikan apakah akan ke Merapi atau tidak.
"PM Australia rencananya besok juga akan berkunjung ke Istana," kata Julian.
Meningkatnya frekuensi erupsi Gunung Merapi di Perbatasan Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berakibat pada naiknya jumlah pengungsi. Total pengungsi saat ini mencapai 66.500 jiwa.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, pada Minggu (31/10/2010), kemarin, terjadi lonjakan pengungsi sebanyak 4.000 jiwa.
Ribuan orang tersebut adalah para pengungsi yang berada di wilayah DIY. Jumlah pengungsi di provinsi tersebut mencapai 18.929 jiwa dan tersebar di 8 titik lokasi pengungsian. Sedangkan jumlah pengungsi di wilayah Jateng terdata sebanyak 47.571 jiwa. Mereka tersebar di 68 lokasi pengungsian.
(anw/aan)










































