"Eksploitasi Jakarta yang berlebihan menyebabkan Jakarta seperti ini. Kita semua terlibat dalam eksploitasi tersebut. Karenanya jangan hanya melihat Jakarta sebagai masalah tapi lihat sebagai solusi," kata Faridz kepada detikcom, Minggu (31/10/2010) malam.
Terkait dengan banjir yang berimbas pada lumpuhnya lalu lintas di Jakarta, Faridz menilai disebabkan oleh sampah. Pemerintah DKI diimbau gencar berkampanye kepada masyarakat tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampanye tersebut, imbuh Faridz, dapat dilakukan dengan mengajak tokoh-tokoh lingkungan yang dinilai berhasil dalam memanfaatkan sampah menjadi barang yang memiliki nilai guna.
"Selain itu penegakan hukum dan sanksi harus dilakukan," ujarnya.
Dia menambahkan, modal lingkungan yang dimiliki Jakarta terus menyusut. Terbukti dengan berkurangnya kemampuan tanah untuk menyerap air hujan. Kondisi itu diperparah oleh buruknya saluran drainase.
"Sementara itu, kali dan sungai karena tekanan pertambahan penduduk akan kebutuhan lahan terus menerus mengecil. Akhirnya, kali dan sungai juga tidak mampu menampung kiriman air," jelas Djan.
(ahy/irw)











































