"Saya sangat setuju dilakukan moratorium atau penghentian sementara kunjungan ke luar negeri oleh DPR. Tapi langkah berikutnya tidak semua kemudian dilarang, kita pilih-pilih," ujar Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, di Kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (1/11/2010).
Menurut pria yang akrab disapa Cak Imin ini, ada kalanya kunjungan ke luar negeri penting bagi DPR. Oleh karena itu diperlukan suatu ukuran untuk menentukan layak tidaknya dilakukan kunjungan ke luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, terkait kader PKB yang ikut berangkat ke Yunani beberapa waktu lalu. Cak Imin berharap itu yang terakhir kalinya.
"Semoga yang terakhir. Saya minta yang terakhir. Tapi tidak kemudian dilarang. Tapi tetap boleh dengan prioritas," tutupnya.
(ddt/fay)











































