Linda dan rombongan tiba di Posko Pakem, Sleman, Minggu (31/10/2010). Dia membawa 3 artis Srimulat yaitu Yati Pesek, Polo dan Marwoto.
Mereka disambut Bupati Sleman, Sri Purnomo dan wakilnya Yuni Satya Rahayu. Setelah berbincang 10 menit, Linda menyerahkan bantuan secara simbolik kepada Bupati Sleman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain bantuan logistik, pemerintah akan memberikan pengobatan trauma yang bekerja sama dengan LSM setempat dan badan PBB untuk pendidikan dan anak UNICEF.
"Bentuk pengobatannya traumanya sedang disurvei," kata dia.
Linda lalu ke posko pengungsian di Girikerto, Turi. Linda bertemu pengungsi dan terlihat berusaha menggunakan bahasa Jawa untuk menyapa pengungsi.
Tiba-tiba ada nenek yang langsung memeluk Linda sampai menangis. Linda pun mengusap-usap kepalanya. Yati Pesek yang mengerti bahasa Jawa pun bertindak sebagai penerjemah.
"Keluarga saya selamat, tapi kami sempat ketakutan," kata Yati Pesek menerjemahkan untuk Linda.
Linda juga sempat menggendong salah satu bayi pengungsi. Menurut dia, semua pengungsi yang akan melahirkan, biayanya ditanggung pemerintah.
"Untuk ibu-ibu pengungsi yang akan melahirkan semua biaya dan pengobatannya gratis," ujarnya.
Sementara para pengungsi kegirangan dikunjungi 3 pemain Srimulat. Mereka pun berebut mengerubuti Polo, Yati Pesek dan Marwoto. Sebelum pergi, Linda berpesan agar para pengungsi menjaga kesehatan anak-anak mereka.
"Titip anak-anak dan jaga kesehatannya," tutup Linda.
(fay/vit)










































