Desa Hargobinangun Padam Listrik & Hujan Deras, Pengungsi Bersyukur

Merapi Meletus

Desa Hargobinangun Padam Listrik & Hujan Deras, Pengungsi Bersyukur

- detikNews
Sabtu, 30 Okt 2010 19:37 WIB
Desa Hargobinangun Padam Listrik & Hujan Deras, Pengungsi Bersyukur
Yogyakarta - Listrik di pengungsian di Hargobinangun padam listrik. Hujan deras pun mengguyur. Namun suasana demikian tetap membuat para pengungsi korban letusan Gunung Merapi bersyukur.

Pantauan detikcom di pengungsian Desa Hargobinangun, Jl Kaliurang, Pakem, Sleman, Yogyakarta .listrik padam sejak pukul 17.00 WIB, Sabtu (30/10/2010). Sedangkan hujan deras mengguyur sejak magrib.

Hujan ini membuat para pengungsi bersyukur karena bisa menyapu sisa-sisa hujan abu vulkanik Merapi yang 'memutihkan' badan jalan dan bangunan. Hujan abu ini berlangsung sejak tersemburnya awan panas dari kawah Merapi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, udane teko. Ora bledhug, kari subure (Alhamdulillah, hujannya datang, tidak berdebu, tinggal suburnya)," teriak seorang pengungsi.

"Amiiiiinn," timpal para pengungsi lainnya.

Hujan dan padamnya listrik membuat para pengungsi terlihat tenang di masing-masing tempat pengungsiannya. Para pengungsi yang mayoritas anak-anak dan perempuan tampak mengobrol, anak-anak pun terlihat bermain.

Untuk listrik yang padam, para relawan dengan sigap menyalakan lampu darurat dan memasang lilin di beberapa titik. Baik di dalam tempat pengungsi, WC darurat dan dapur umum.

"Kalau di-charge-nya penuh mungkin bisa sampai 5 jam-an. Tapi kita nggak tau ini matinya sampai kapan," ujar Suwandi, salah satu relawan dari Taruna Tanggap Bencana (Tagana).
 
Hingga berita ini dilaporkan pukul 19.15 WIB, listrik masih padam namun hujan sudah reda. Pengungsian di Desa Hargobinangun tersebar di 4 titik, yaitu Balai Desa Hargobinangun, SD Negeri Purworejo, SMPN 2 Pakem dan Aula Pengungsian.

(nwk/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini