Pantauan detikcom di pengungsian Desa Hargobinangun, Jl Kaliurang, Pakem, Sleman, Yogyakarta .listrik padam sejak pukul 17.00 WIB, Sabtu (30/10/2010). Sedangkan hujan deras mengguyur sejak magrib.
Hujan ini membuat para pengungsi bersyukur karena bisa menyapu sisa-sisa hujan abu vulkanik Merapi yang 'memutihkan' badan jalan dan bangunan. Hujan abu ini berlangsung sejak tersemburnya awan panas dari kawah Merapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Amiiiiinn," timpal para pengungsi lainnya.
Hujan dan padamnya listrik membuat para pengungsi terlihat tenang di masing-masing tempat pengungsiannya. Para pengungsi yang mayoritas anak-anak dan perempuan tampak mengobrol, anak-anak pun terlihat bermain.
Untuk listrik yang padam, para relawan dengan sigap menyalakan lampu darurat dan memasang lilin di beberapa titik. Baik di dalam tempat pengungsi, WC darurat dan dapur umum.
"Kalau di-charge-nya penuh mungkin bisa sampai 5 jam-an. Tapi kita nggak tau ini matinya sampai kapan," ujar Suwandi, salah satu relawan dari Taruna Tanggap Bencana (Tagana).
Hingga berita ini dilaporkan pukul 19.15 WIB, listrik masih padam namun hujan sudah reda. Pengungsian di Desa Hargobinangun tersebar di 4 titik, yaitu Balai Desa Hargobinangun, SD Negeri Purworejo, SMPN 2 Pakem dan Aula Pengungsian.
(nwk/lh)










































