Rumah Ibadah Yahudi Harus Waspadai Paket Mencurigakan

Paket Bahan Peledak di Pesawat Kargo

Rumah Ibadah Yahudi Harus Waspadai Paket Mencurigakan

- detikNews
Sabtu, 30 Okt 2010 14:31 WIB
Rumah Ibadah Yahudi Harus Waspadai Paket Mencurigakan
Chicago - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengingatkan adanya ancaman teroris yang kredibel menyusul ditemukannya paket-paket bahan peledak di pesawat kargo bertujuan AS. Paket-paket tersebut menurut Obama ditujukan untuk dua rumah ibadah Yahudi di Chicago, AS.

Atas insiden tersebut, rumah-rumah ibadah Yahudi (sinagoga) di kota Chicago, Illinois mulai mengambil langkah-langkah pencegahan. Ini sebagai respons atas peringatan dari otoritas untuk mewaspadai paket-paket mencurigakan dari luar negeri.

Meski saat ini tak ada ancaman spesifik, namun pejabat FBI di Chicago mengatakan, temuan paket-paket bahan peledak tersebut mengharuskan diambilnya tindakan pencegahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengingat dua paket mencurigakan yang dicegat itu dialamatkan ke institusi-institusi agama di Chicago, maka semua gereja, sinagoga dan masjid di daerah Chicago harus waspada akan setiap paket yang tak diminta atau tak diduga, khususnya paket-paket yang berasal dari lokasi di luar negeri," kata Agen Khusus FBI Ross Rice seperti dilansir CNN, Sabtu (30/10/2010).

Federasi Yahudi Metropolitan Chicago pun telah dihubungi oleh pejabat-pejabat FBI untuk mengimbau organisasi tersebut waspada akan paket-paket mencurigakan. Demikian disampaikan juru bicara Federasi Yahudi Metropolitan Chicago, Linda Haase.

"Kami sedang melakukan pencegahan yang semestinya dan kami mengimbau sinagoga-sinagoga lokal untuk melakukan hal yang sama," tegas Haase.

Menurut seorang rabi di sebuah sinagoga di Chicago, pihaknya selama ini memang sudah menerapkan kehati-hatian terhadap paket yang dikirimkan ke mereka.

"Kami umumnya berhati-hati terhadap paket-paket yang datang ke sinagoga, kami cuma menerima paket yang kami nantikan atau dari pengirim yang dikenal," ujar Steven Bob, rabi di pinggiran Chicago barat. "Sekarang kami lebih berhati-hati," tandasnya.

(ita/ita)


Berita Terkait