Bambang Widjajanto: Deponeering Opsi Terbaik untuk Bibit-Chandra

Bambang Widjajanto: Deponeering Opsi Terbaik untuk Bibit-Chandra

- detikNews
Sabtu, 30 Okt 2010 14:20 WIB
Bambang Widjajanto: Deponeering Opsi Terbaik untuk Bibit-Chandra
Jakarta - Keputusan untuk mendiponeering kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tidak sepenuhnya clear. Namun bagaimanapun itu, mengesampingkan perkara demi kepentingan umum untuk kasus dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu sudah opsi terbaik.

"Itu opsi terbaik. Kalau kembali mengambil SKPP juga kemudian bermasalah, karena dia
juga harus melakukan pemeriksaan tambahan. Ini di setiap pilihan yg diambil pasti ada
masalah, tapi yang penting itu kan manfaatnya di mana. Sebab semuanya kalau ngomong
pakai teknis itu bermasalah," kata calon pimpinan KPK, Bambang Widjajanto.

Hal itu disampaikan Bambang di acara Musyawarah Wilayah Kahmi di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (30/10/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang mengatakan, dengan keluarnya deponeering, mau tidak mau Bibit dan Chandra dan semua pihak harus mengakui adanya perkara hukum yang membelitnya. Namun menurut Bambang, hal itu sebaiknya tidak usah terlalu dipersoalkan karena semua orang juga tahu kalau kasus itu sebenarnya hanya dibuat-buat.

"Semua orang tahu kasusnya diada-adakan," kata Bambang.

Bambang mengatakan, sebenarnya Kejagung bisa saja mengeluarkan surat keputusan penghentian penuntutan (SKPP). Namun hal itu membutuhkan pemeriksaan tambahan.

"SKPP harus ada syaratnya, Deponering ada masalahnya, hukum punya kelemahan di situ," kata Bambang.

Bambang mengatakan, dengan keputusan deponeering ini, Bibit dan Chandra sudah tidak bisa diganggu gugat. Meski Kejagung mengatakan akan berkonsultasi dengan DPR, namun kewenangan tetap ada di Kejaksaan.

"Tidak bisa lagi dipersoalkan, apalagi Kejaksaan sudah mengatakan, masukan boleh tapi
kewenangan ada di kejaksaan. Kalau DPR mau memberi masukan fine, silakan saja," katanya.

(ken/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads