Deputi Perdana Menteri Australia Wayne Swan mengatakan, keamanan kargo udara diperketat sebagai langkah pencegahan. Otoritas kini memperketat pemeriksaan kargo dari Timur Tengah.
Namun ditekankan Swan, sejauh ini tak ada ancaman langsung yang ditujukan ke Australia. Namun untuk pencegahan, semua kargo yang berasal dari Timur Tengah, khususnya Dubai dan Doha, Qatar harus diperiksa lebih ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu pencegahan yang penting," tegasnya seperti dikutip AFP, Sabtu (30/10/2010).
Ditekankan Swan, saat ini tak ada informasi bahwa Australia menjadi target.
Sebelumnya Presiden AS Barack Obama mengatakan, paket-paket berisi bahan peledak ditemukan dalam pesawat kargo bertujuan AS saat melakukan transit. Sebuah paket bahan peledak ditemukan saat pesawat transit di Dubai dan satu lagi saat pesawat transit di Bandara East Midlands, Inggris. Pesawat-pesawat kargo itu diperiksa di bandara Philadelphia dan Newark dekat New York, AS.
Menurut Obama, paket-paket itu akan dikirimkan ke dua sinagoga (rumah ibadah Yahudi) di Chicago, AS. Obama pun menuding kelompok Al Qaeda berada di belakang ini semua.
"Meskipun kami masih mengejar semua fakta, kami tahu bahwa paket-paket itu berasal dari Yaman," kata Obama dalam konferensi pers di Washington.
"Kita tahu bahwa al-Qaeda di Semenanjung Arab, kelompok teroris yang berbasis di Yaman, terus merencanakan serangan-serangan terhadap tanah air kita, warga negara kita dan teman-teman serta sekutu kita," tandas Obama.
Atas temuan ini, Obama langsung memerintahkan agar semua pesawat kargo di bandara Philadelphia dan Newark diisolasi dan dicek. Sebab diduga masih ada kiriman paket berikutnya dari Yaman.
Saat ini pengujian terhadap bahan peledak itu sedang dilakukan. Kesimpulan sementara, diduga bahan yang digunakan adalah PETN, senyawa berdaya ledak tinggi yang digunakan Umar Farouk Abdul Mutallab saat mencoba meledakkan pesawat Northwest Airlines di udara saat mendekati Detroit, Michigan, AS, Desember lalu.
(ita/ita)











































