Salah seorang dari warga itu adalah Tugimin (30), warga Desa Kemiren, Kecamatan Srumbun.
"Dia teriak-teriak ada awan panas. Lalu pingsan dekat pos ronda," ujar rekan korban, Parno (30), kepada detikcom, Sabtu (30/10/2010).
Mendengar hal tersebut, warga pun panik dan mengungsi. Tugimin yang pingsan pun dilarikan ke RSUD Magelang.
Sementara itu penduduk Kecamatan Srumbung dan Muntilan telah mengungsi ke arah Muntilan. Dua lokasi tersebut memang dekat dengan Merapi. Di Muntilan mereka ditampung di sekitar lapangan Pastoran.
Pantauan detikcom, awan berwarna gelap dari puncak Merapi terlihat jelas dari Kalibening dan Muntilan.
(rdf/rdf)











































