"Untuk makanan sementara cukup," ujar Jerisius saat ditemui di dusunnya, Jumat (29/10/2010).
Jericius menjelaskan, sebelum tsunami ada 74 kepala keluarga (KK) di Dusun Muntai. Kini yang tersisa hanya 37 KK. 124 Warga ditemukan meninggal dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dusun ini tepat menghadap ke Samudera Hindia. Letak dusun hanya 10 meter dari tepi pantai. Begitu tsunami menerjang, semua rumah warga dan fasilitas peribadatan pun rata dengan tanah.
"Saat ini pukul setengah tiga pagi. Saya terbangun karena ada gempa. Tapi gempa itu tidak lama. Saya pikir tidak terjadi apa-apa, tapi kemudian ada gemuruh kemudian tsumani," cerita pria itu sedih. (rdf/rdf)











































