Jakarta Banjir karena Daya Tampung Drainase Terbatas

Jakarta Banjir karena Daya Tampung Drainase Terbatas

- detikNews
Jumat, 29 Okt 2010 18:07 WIB
Jakarta Banjir karena Daya Tampung Drainase Terbatas
Jakarta - Jakarta banjir dan macet total pada tanggal 25 Oktober 2010 lalu. Penyebabnya, curah hujan mencapai 110-120 mm, sementara daya tampung gorong-gorong atau drainase di Jakarta hanya 80 mm.

"Kejadian itu karena memang sudah melebihi dari kemampuan kita. Drainase kita pada masa lalu hanya dirancang menampung air 80 mm," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta dalam konferensi pers usai Rapat Transportasi Jakarta di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (29/10/2010).

Prijanto mengatakan, curah hujan saat itu memang mencapai 110 hingga 120 mm. Bahkan terjadi sekitar 20 titik genangan di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengantisipasi hal ini tidak terulang, penyelesaian Banjir Kanal Timur (BKT) akan dipercepat. Selain itu, akan dilakukan perbaikan sejumlah drainase. Akhir tahun ini direncanakan ada 36 titik drainase di Jakarta yang akan dibersihkan, dengan biaya Rp 66 miliar. Sedangkan pada tahun 2011, direncanakan
akan dibangun sejumlah drainase baru dengan biaya sekitar Rp 110 miliar.

Prijanto menyebutkan bahwa drainase Jakarta sebagian besar tersumbat oleh tumpukan sampah. Bahkan untuk satu gorong-gorong saja, sampah yang menyumbatnya bisa ber truk-truk banyaknya. Ia mencontohkan gorong-gorong yang di bersihkan di Jl Panjaitan.

"Tahu nggak untuk satu gorong-gorong itu sampahnya berapa banyak?10 hingga 15 truk. Bahkan ada kasur hingga kulkas di dalam," sebut Prijanto sambil tertawa.

(gun/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini