"Pengawasan bengkel-bengkel juga harus dilakukan pihak kepolisian. Bengkel yang menumpuk barang-barang bekas yang identitasnya tidak diketahui, perlu dicurigai," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya kepada wartawan di Mapolda Metro, Jakarta, Jumat (29/10/2010).
Menurut Boy, pelaku pencurian motor sekarang tidak lagi menjual motor curiannya secara utuh, melainkan dengan dikanibal lebih dulu. "Ada yang sistem kanibal, karena lebih laku, dari pada dijual secara utuh," katanya. Hasil penjualan motor kanibal itu pun lebih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, senjata api yang digunakan pelaku hanya untuk menakuti korban. Para pelaku kejahatan dengan kekerasan ini juga tidak selalu menggunakan senjata api, melainkan senjata tajam.
"Ada yang pakai senpi dan sajam dan tidak setiap pelaku punya senjata itu dan tidak punya keberanian seperti itu. Di anatara mereka itu belum ada yang 100 persen siap. Tapi modus-modus yang diterapkannya itu mirip," paparnya.
Boy mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli untuk memberantas pelaku pencurian dengan kekerasan. Ia menambahkan, kejahatan street crime merupakan kasus yang menonjol yang mendapat perhatian serius dari kepolisian.
"Street crime itu kejaharan yang diprioritaskan oleh Kapolda," katanya.
Ia mengungkapkan, pelaku pencurian dengan kekerasan biasanya bersindikat. Setiap sindikat, diduga memiliki keterkaitan.
"Kalau keterkaitan bisa jadi iya, yang satu kenal dengan yang lainnya bisa saling mengenal," katanya.
Ia menduga, para pelaku tidak hanya melakukan pencurian motor. "Mobil juga bisa saja," katanya.
Lebih jauh ia mengungkapkan, pihaknya sendiri kesulitan untuk memberantas para pelaku pencurian dengan kekerasan. Karena menurutnya, buron polisi yang tidak tertangkap akan membentuk sindikat baru dan melakukan aksinya lagi.
"Yang satu belum tertangkap, nanti bisa bentuk kelompok baru. Mereka kan sindikat," katanya.
Selain itu, kebiasaan buruk yang dialami para pelaku kejahatan sudah menjadi penyakit akut. Bahkan, menurutnya, penjara tidak akan membuatnya jera.
"Hukuman penjara ini hanya kembalikan kebiasaan buruk ke kebiasaan baik. Tapi bagaimana dia bisa kembali ke yang baik, itu tergantung dianya," jelasnya.
Pencurian motor bersenpi akhir-akhir ini sering terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Di Bekasi, aksi tersebut sudah terjadi 5 kali dalam 2 pekan terakhir.
Terakhir, pelaku beraksi di Jalan Raya Hankam RT 03/08 Jatirangon, Jati Sampurna, Bekasi Kota pada Kamis (28/10) malam. Pelaku yang berjumlah 2 orang itu menembak korban di bagian lengannya.
(mei/mad)











































