"Bersama menanam mangrove ini sebagai manivestasi komitmen untuk
memelihara lingkungan untuk penyelamatan lingkungan berkesinambungan
baik di Asia atau di Eropa, " kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di kawasan hutan bakau Elang Laut, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Jumat (29/10/2010).
Sejumlah tokoh yang hadir dalam acara tersebut, yakni Gubernur Bangkok, Walikota Berlin, Gubernur Brunei, Manila, Phnom Phen, Rotterdam, Vientine, Seoul dan Tokyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diharapkan akan menjadi awal dari proses dialog ASEM di tingkat lokal
yang diselenggarakan reguler setiap 2 tahun sekali. Dialog tersebut
akan dilakukan bergantian di Eropa dan Asia," ucap Foke saat membuka
pertemuan itu kemarin.
"Banyak kota di ASIA dan Eropa telah mengalami transformasi besar-besaran dalam 10 hingga 20 tahun terakhir ini yang diakibatkan oleh migrasi dan perubahan," tuka Foke.
Dalam acara penanaman tersebut, ke-10 peserta pertemuan terlihat antusias menanam bakau. Mereka tidak risih harus memegang bibit bakau yang telah tumbuh 1 meter lalu ditanam ke dalam lumpur.
"Pertemuan ini sangat bagus untuk saling berbagi pengalaman," ucap Nuon Someth, Gubernur Vientine, Laos.
(Ari/mad)











































