"Walaupun ini tugas pemerintah, tapi kita juga harus tanggap terhadap bencana. Kita bisa melakukan upaya pengawasan penanganan bencana yang dilakukan oleh pemerintah," ujar Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/10/2010).
Pernyataan Taufik ini berseberangan dengan Ketua DPR Marzuki Alie. Marzuki menuturkan bahwa tugas DPR hanya bertugas mengawasi pemerintah, Marzuki tidak menghendaki anggota DPR berbondong-bondong ke lokasi bencana di Mentawai dan lereng Merapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bangsa Indonesia sedang diuji. Dari barat ke timur kemudian ke lereng Merapi. Elite bangsa ini harus mawas dan introspeksi diri agar bersikap lebih baik lagi," ujar sekjen PAN ini.
Β
Taufik berharap pemerintah serius menangani korban bencana. Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diharapkan serius mengantisipasi bencana berikutnya agar tidak memakan korban.
"Istilah tanggap darurat kemudian rehabilitasi, rekonstruksi itu adalah tugas BNPB. BNPB harus mengoptimalkan upaya penyelamatan korban bencana," imbau Taufik.
Taufik kemudian mengajak semua komponen bangsa haru bahu membahu meringankan beban korban bencana alam. DPR sebagai wakil rakyat semenstinya mencontohkan dengan turun langsung ke lokasi bencana.
"Kita harus segera turun dan berbagi dengan aksi solidaritas di daerah bencana," terangnya.
Sebelumnya Ketua DPR Marzuki Alie memaparkan bahwa tugas anggota DPR hanya pengawasan bukan eksekutor. Tanggap bencana, menurut hemat Marzuki hanya tanggungjawab pemerintah.
Marzuki tidak ingin anggota DPR membatalkan kunjungan kerja untuk mengunjungi lokasi bencana. Menurut Marzuki, kehadiran anggota DPR justru menganggu aktivitas pemerintah menangani bencana.
(van/mad)











































