Demikian disampaikan Ketua Umum Anas Urbaningrum dalam akun twitternya @anasurbaningrum, Jumat (29/10/2010) pukul 10.55 WIB.
"Ini memang pekerjaan yang tidak mudah. Tetapi bisa diikhtiarkan. Salam Jumat Berkah," tulis Anas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu nasihat dari ustadz saya di kampung untuk menjelang Jumat," kata Anas kepada detikcom.
Seperti diketahui, Ketua DPR Marzuki Alie mendapat kritik keras dari publik mengenai pernyataannya soal tsunami di Mentawai, Sumatera Barat. Saat itu Marzuki mengatakan, tsunami adalah konsekuensi warga yang hidup di pulau.
Dalam kicauan selanjutnya, Anas dengan tegas meminta komentar Marzuki tidak dipolitisir.
"Sebaiknya pernyataan Pak Marzuki tidak dipolitisir. Saya tahu Pak Marzuki punya empati yang sangat mendalam. Jiwa sosialnya sangat tinggi. Mudah tergerak untuk meringankan beban orang lain yang kesulitan. Saya tahu persis karakternya yang baik dan peduli," puji Anas.
"Apalagi Pak Marzuki sudah menjelaskan bahwa substansi dari maksudnya bukan seperti yang ditulis itu. Lebih baik kita hentikan perdebatannya, dan kita konsentrasi untuk membantu para korban yang membutuhkan. Debat tidak akan pernah selesai. Kerja yang lebih utama," tulis Anas dalam twit selanjutnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Juru Bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan pernyataan Marzuki, yang menurutnya sinis itu, akan dibahas dalam rapat internal DPP Partai Demokrat dalam waktu dekat.
"Jadi statement sinis Marzuki Alie bagi masyarakat yang tinggal di pesisir saya rasa akan saya bawa dalam forum rapat DPP PD untuk mempermasalahkan statement beliau yang kerap kali merugikan PD," ujar Ruhut yang dikenal sebagai orang dekat Anas ini.
(lrn/nrl)











































