"Masih ada 2/3 sisa energi yang belum keluar," ujar Kabid Gempa dan Gerakan Tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, I Gede Wayan Swantika, kepada detikcom, Jumat (29/10/2010).
Besarnya sisa energi tersebut bukan berarti akan terjadi letusan besar. Gede melihat energi Merapi akan keluar sedikit demi sedikit hingga akhirnya habis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gede berharap Merapi mengeluarkan energinya secara bertahap walaupun memakan waktu lama. Meskipun ada kemungkinan sisa energi Merapi keluar dalam waktu bersamaan.
"Mudah-mudahan terus menerus. Seperti muntahan jadi cepat sembuh," ungkapnya.
Sementara terkait semburan awan panas tadi pagi, kata Gede, kondisi Merapi masih relatif aman. Wedhus gembel yang keluar dari puncak gunung dengan radius 2 km tidak terlalu membahayakan.
"Kalau 2 Km itu aman," tandasnya.
Gede menambahkan, sejak kemarin sore hingga malam, puncak Merapi dapat memperlihatkan titip api diam. Titik api itu berupa lava yang berada tepat di atas puncak.
"Adanya titik api diam berarti ada pertumbuhan kubah lava. Sepanjang malam kita bisa lihat selama cuaca cerah," pungkasnya.
(ape/nrl)











































