Dirjen Haji Minta Maaf Jamaah Terlantar

Laporan dari Arab Saudi

Dirjen Haji Minta Maaf Jamaah Terlantar

- detikNews
Jumat, 29 Okt 2010 03:06 WIB
Dirjen Haji Minta Maaf Jamaah Terlantar
Mekkah - Pemerintah meminta maaf kepada jamaah calon haji Indonesia yang sempat terlantar 8 jam di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Azis dan Terminal Hijrah Madinah. Pemerintah akan memberikan sanksi kepada majmuah (grup konsorsium perusahaan hotel) yang secara tidak langsung menyebabkan keterlantaran tersebut.

“Kemungkinan besar akan ada sanksi untuk majmuah, kami meminta maaf pada jamaah haji sedalam-dalamnya, mohon dimaklumkan,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Slamet Riyanto di Kantor Teknis Urusan Haji Jeddah, Kamis (28/10/2010.

Sanksi apa yang akan diberikan, Slamet tidak memerincinya. Tapi yang jelas
pemerintah akan melakukan evaluasi bersama dengan pemerintah Arab Saudi atas
kinerja majmuah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pokoknya kami tetap menomorsatukan kepentingan jamaah,” kata Slamet tegas.

Kendati demikian, di sisi lain, pemerintah juga akan tetap mempertimbangkan
hubungan baik dengan para majmuah karena bagaimanapun, majmuah merupakan
pelayanan jamaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Jamaah dari kloter 38, 40 dan 42 Surabaya terlantar 8 jam di Bandara AMAA karena majmuah belum mendapatkan pemondokan untuk mereka yang sesuai dengan kontrak kerja.

Sementara kloter 11 Palembang dan kloter 21 Makassar terlantar di Terminal
Hijrah. Kloter 11 tidak bisa meninggalkan Terminal Hijrah selama 8 jam karena masalah pemondokan yang belum siap. Sementara Kloter 21 Makassar harus menunggu selama 12 jam karena alasan yang sama.

(iy/ape)


Berita Terkait