Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam pertemuannya dengan Komisi IV DPR RI di Wisma Sabha, Kamis (28/10/2010).
Sejak wabah rabies merebak, Pemprov Bali telah menghabiskan dana Rp 25 miliar. Namun, hingga kini Pemprov Bali belum berhasil membebaskan Bali bebas dari rabies. "Dana Rp 15 miliar ini harus dikelola dengan baik agar Bali bebas rabies pada 2012," kata Pastika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Provinsi Bali juga telah melakukan penanganan rabies dengan mengeliminasi 117 ribu ekor anjing. Selain eliminasi, juga dilakukan vaksinasi terhadap anjing sebanyak 304 ribu ekor dari populasi anjing sebanyak 447 ribu ekor. "Kita juga melakukan vaksinasi terhadap manusia," kata Pastika.
Pastika mengakui, penanganan rabies saat ini mendapatkan uluran tangan dari berbagai pihak, seperti pemerintah pusat dan dunia internasional, seperti Australia. "Awal-awalnya, Bali bergerak sendiri," kata Pastika.
Sementara itu, Kepala Badan Karantina Pertanian Hari Priyono mengatakan telah menutup akses lalu lintas anjing baik yang masuk maupun keluar pulau Bali. "Kita mendukung Pemprov Bali untuk melakukan pengendalian wabah rabies," kata Hari.
(djo/djo)











































