"Kami masih mengusahakan kedatangan jenazahnya hari ini, " kata Suhadi, ayah Irwan, kepada detikcom saat ditemui di rumah duka,
Perumahan Narada, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (28/10/2010).
Suhadi mengaku tidak menyangka anaknya yang telah mengabdi selama 10 tahun di Polri pergi untuk selama-lamanya secara mendadak. Keluarga tidak memiliki firasat apa pun mengenai peristiwa kecelakaan yang merenggur nyawa Irwan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irwan meninggalkan seorang istri dan dua orang anak, Sifa (5) dan Yara (3). Menurut rencana, jenazah akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 17.00 WIB nanti. Jenazah Irwan akan dimakamkan di Pemakaman Taman Makam Bahagia, Cikeas.
Sebelumnya diberitakan, sebuah pesawat milik Polri jenis Skytruck jatuh di Nabire, Papua. Dari peristiwa itu baru ditemukan 3 jenazah yang diduga pilot dan kru pesawat.
"Pilot AKP Irwan, Co Pilot Iptu Bayu, crew Ipda Moh Amri," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan kepada detikcom melalui pesan singkat pukul 05.17 WIB, Kamis (28/10/2010).
Iskandar menjelaskan, pesawat tersebut berjenis Skytruck ke Ambon setelah berangkat dari Nabire. Diperkirakan pesawat jatuh di daerah Wami distrik Wanggar, Nabire.
Sebelumnya, sekitar pukul 15.55 WIT pesawat transit untuk mengisi BBM di Nabire selanjutnya 16.30 WIT pesawat kehilangan kontak dan belum tiba di Ambon pukul 11.30 malam. "Tadi masyarakat menginfokan ada pesawat jatuh selanjutnya Kapolres ke TKP," ungkapnya.
(djo/djo)










































