Ratusan Orang Iringi Pemakaman 22 Korban Merapi

Ratusan Orang Iringi Pemakaman 22 Korban Merapi

- detikNews
Kamis, 28 Okt 2010 13:26 WIB
Ratusan Orang Iringi Pemakaman 22 Korban Merapi
Jakarta - 22 Jenazah korban semburan awan panas (wedhus gembel) Gunung Merapi, dikubur secara massal di TPU Sidorejo, Dusun Sidorejo, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, DIY. Ratusan orang mengiringi pemakaman jenazah.

Sebelumnya, pantauan detikcom di TPU Sidorejo, rombongan iring-iringan ambulans pembawa 22 jenazah tiba di lokasi sejak pukul 11.00 WIB, Kamis (28/10/2010). Saat tiba di lokasi, anggota TNI, relawan, dan masyarakat menurunkan satu per satu peti 22 jenazah tersebut.

Mereka tampak memakai masker. Kapolda DIY Yogyakarta Brigjen Pol Ondong Sutarsa juga hadir di TPU. Peti 22 jenazah yang dibungkus kain putih ini ditaruh di halaman di dalam TPU tersebut. Tak lama sejumlah warga pun menggelar salat jenazah di belakang 22 jenazah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai salat jenazah, Bupati Sleman Sri Purnomo kemudian memberikan sambutan. Purnomo mengatakan, korban-korban yang dikuburkan ini diharapkan merupakan korban yang terakhir. Dia berharap agar masyarakat bisa mawas diri untuk menghadapi bencana yang timbul ke depannya.

"Kita berharap keluarga kita, saudara kita yang menjadi korban diterima amal ibadahnya," harapnya.

Setelah pemberian kata sambutan, doa pun dimulai. Kemudian peti jenazah pun satu per satu dimasukkan ke liang lahat di dalam lubang besar sudah dikeruk sejak pagi. Lubang itu berukuran 5x15 meter.

Di dalam lubang besar itu, dibuat lagi 24 liang lahat. Namun hanya 22 lubang liang lahat yang diisi oleh 22 jenazah. Sisanya 2 lubang lihat lahat tampak dikosongkan.

Dari 22 jenazah, ada 1 jenazah yang dimasukkan ke liang lahat tanpa peti. Sisanya 21 jenazah dikuburkan bersama dengan petinya. Saat jenazah-jenazah tersebut dimasukkan ke liang lahat, bau busuk sempat tercium di lokasi TPU.

Tampak sejumlah ibu-ibu menangis saat jenazah mulai ditutupi dengan tanah. Prosesi pemakaman jenazah ini pun ramai dikunjungi warga. Ada sekitar 800-900 orang yang memenuhi TPU Sidorejo. Bahkan ada beberapa pemuda yang memanjat pohon-pohon di TPU untuk melihat prosesi pemakaman.

22 liang lahat tersebut kemudian ditutup dengan bambu-bambu. Setelah itu liang lahat ditutup dengan tanah.

Setelah liang lahat ditutupi dengan tanah, masing-masing keluarga menancapkan papan nama di atas kuburan kerabatnya. Jenazah yang dikuburkan di TPU ini berasal dari warga Dusun Kinahrejo, Dusun Palemsari, dan Dusun Ngrakah.

(gus/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads