"Bekerjalah dengan prinsip moral yang baik. Kapolri baru perlu bekerja melalui nilai moral," kata Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2010).
Menurut Din, citra Polri saat ini sudah terpuruk dengan berbagai kasus yang melibatkan oknum di lingkungan korps Bhayangkara tersebut. Oleh sebab itu, Timur harus mampu menaikkan wibawa Polri dengan sikap moral dan profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam bekerja, Din juga meminta Kapolri baru mengutamakan pelayanan pada masyarakat. Jangan sampai mau disetir oleh pihak-pihak tertentu, apalagi penguasa.
"Bukan bekerja untuk orang per orang. Bukan untuk presiden, wapres atau menteri," tegasnya.
Timur Pradopo resmi menjabat sebagai kapolri setelah ditunjuk oleh presiden kemudian disetujui oleh DPR. Mantan kapolda Metro Jaya tersebut masuk menjadi calon lewat proses yang cukup dramatis.
Di menit-menit terakhir sebelum presiden menyetorkan nama ke DPR, Timur langsung mendapat kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang tiga. Dia menyalip dua nama yang sudah terlebih dulu beredar, yakni Komjen Nanan Soekarna dan Komjen Imam Sudjarwo.
(mad/anw)











































