Pantauan detikcom, Rabu (27/10/2010), di lapangan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, acara sertijab akan ditutup dengan prosesi mengantarkan mantan Kapolri menuju pintu luar.
Sepanjang perjalanan dari dalam Mako Brimob hingga ke pintu luar, ratusan anggota polisi dari Lantas, Samapta, Akpol, Brimob membuat barisan dan menaburkan bunga.
BHD yang saat itu ditemani istri naik mobil yang sudah disiapkan bagi pejabat Polri yang hendak pensiun. Ia berpamitan dengan pejabat Mabes Polri dan Kapolri baru Komjen Pol Timur Pradopo.
Wajah BHD awalnya berseri-seri sambil menyalami para pejabat Polri. Sambil melambaikan tangan dan menyapa mantan anggotanya, air mata BHD pun mengalir.
Lambat laun, BHD tak kuasa menahan rasa sedihnya meninggalkan institusi yang memberikannya kesempatan berkiprah selama 36 tahun.
Sesekali BHD mengeluarkan sapu tangan berwarna hijau-abu dan membersihkan mukanya yang sudah 'basah' karena air mata.
"Sukses ya," kata BHD kepada para mantan anak buahnya.
Sampai ke ujung jalan, wajah BHD tetap mengeluarkan air mata. Kadang kala, sang istri pun mengusap pundak lulusan Akpol tahun 1974 ini untuk menenangkan.
BHD resmi menyerahkan tampuk kepemimpinan Polri kepada Komjen Timur Pradopo. Acara sertijab dihadiri sejumlah anggota Komisi III DPR, duta besar, dan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.
(ape/lrn)











































