"Parah sekali. Banyak tempat hancur," ujar Irman di Bandara Minangkabau, Padang, Rabu (27/10/2010).
Irman sempat meninjau Dusun Muntei Baru-baru, Desa Batu Monga, Kecamatan Pagai Utara, Mentawai. Di sana rumah-rumah rata dengan tanah. Diperkirakan gelombang tsunami menerjang daratan sejauh 500 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sana Irman juga menyaksikan 100 mayat yang dimasukkan ke dalam plastik. Tapi menurutnya warga sudah diungsikan. Makanan serta bantuan untuk pengungsi menurutnya untuk sementara sudah cukup.
"Aparat bertindak cepat," kata dia.
Selain di dusun itu, Irman menyaksikan kawasan pantai barat juga hancur lebur diterjang tsunami. Namun ibu kota Mentawai dilaporkan tidak mengalami kerusakan yang begitu parah.
"Karena lokasinya berada di balik bukit," jelas pria berkacamata ini.
Irman meninjau sejak pukul 12.00 WIB bersama Wapres Boediono dengan menggunakan helikopter. Penijanuan dilakukan langsung maupun lewat udara selama sekitar 4 jam.
(rdf/vit)











































