"Secara fisik Mbah Maridjan, tapi hasilnya baru besok. Karena baru hari ini dikirimkan ke Jakarta DNA-nya," kata Ketua Seksi Operasi DVI, Ipda Teguh Dwi Santosa, di RS dr Sardjito, Yogyakarta, Rabu (27/10/2010).
Jasad Mbah Maridjan pun, lanjut Teguh, sudah diidentifikasi keluarga. "Dan jenazahnya sudah dikafani dan dimandikan," imbuh Teguh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"16 Jenazah masih di sini (Sardjito)," tutup teguh.
Di Sleman, sedikitnya 30 orang tewas akibat musibah itu termasuk penjaga Merapi, Mbah Maridjan. Sedangkan korban luka berat mencapai 12-14 orang dengan luka bakar 80 persen.
(ndr/nvt)











































