Bupati Sleman Imbau Warga Lereng Merapi Patuhi Peringatan

Bupati Sleman Imbau Warga Lereng Merapi Patuhi Peringatan

- detikNews
Rabu, 27 Okt 2010 11:23 WIB
Bupati Sleman Imbau Warga Lereng Merapi Patuhi Peringatan
Jakarta - Sedikinya 25 orang warga Sleman tewas akibat peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Mereka tewas tersengat awan panas karena mengabaikan peringatan dari ahli atas bahayanya aktivitas gunung tersebut.

"Kalau sudah ada peringatan dari ahlinya sebaiknya kita mengikuti saja demi kebaikan kita sendiri," ujar Bupati Sleman Sri Purnomo, di Posko Utama Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Gunung Meletus, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Rabu (27/10/2010).

"Kekuatan alam itu harus disikapi dengan bijak," ucap Sri Purnomo ketika ditanya soal tewasnya Mbah Maridjan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, Sri Purnomo telah memberikan instruksi kepada jajaran terkait untuk melaksanakan penanganan korban sesuai SOP yang berlaku. Sedangkan bagi korban yang tewas akan diserahkan kepada keluarganya masing-masing.

"Dikuburkan sendiri-sendiri atau secara bersama-sama," sambung dia.

Selain itu, dia juga menginstruksikan agar ada pembenahan barak-barak pengungsian. Sebab jumlah pengungsi di dalam barak masih belum merata.

"Ada satu barak yang isinya banyak sekali, ada yang tidak terlalu banyak. Nanti akan ditata lagi," ujar Sri Purnomo.

Data terakhir RS Sardjito jumlah korban tewas ada 25 orang. Beberapa jenazah masih belum dikenali. Juru kunci Merapi, Mbah Maridjan, adalah salah satu korban tewas. Jasadnya ditemukan dalam posisi sujud di rumahnya.

(vit/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads