Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Rabu (27/10/2010). Mobil Xenia B 2479 TI melaju dengan kecepatan tinggi dari arah tempat wisata Baturaden. Sesampainya di sebuah tikungan, tiba-tiba muncul bus pariwisata. Benturan hebat antara kedua kendaraan itu pun tidak bisa dihindarkan.
Akibat tabrakan itu, Daihatsu Xenia itu ringsek. 6 orang penumpangnya terjepit badan kendaraan naas itu. Sementara bus pariwisata hanya mengalami kerusakan di bagian depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para korban luka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit (RS) DKT Purwokerto. Sedangkan 3 jenazah korban tewas, masih disimpan di ruang jenazah RS Margono, Soekardjo, Purwokerto.
Kasat Lantas Polres Banyumas, AKP Tarhim, mengatakan kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi mobil Xenia mengantuk dan kurang memahami medan Baturaden. Di jalur tersebut memang rawan kecelakaan karena banyak tikungan tajam.
"Pengemudi terlalu mengambil jalur kekanan dengan kecepatan tinggi. Sehingga ketika melewati tikungan, dia tidak bisa menghindar bus yang muncul dari arah berlawanan," kata Tarhim.
Korban tewas dalam kecelakaan itu adalah Firman Ari Wibowo, Solehan dan Kopda Slamet Riswanto. Kopda Slamet anggota TNI AU dari Pangkalan Udara Wirasaba Purbalingga.
Sementara 3 korban luka adalah Tarno, Triono, dan Dewi Winarni. Semua korban luka ini merupakan warga Purbalingga, Jawa Tengah.
(djo/djo)










































