Tiga dusun itu tersapu awan panas Merapi, Selasa, 26 Oktober sore. Rumah-rumah penduduk di tiga dusun itu rusak berat. Bangunan yang terbuat dari kayu, ludes terbakar. Jadi arang.
Pemandangan begitu mengenaskan. Ternak-ternak, di antaranya sapi-sapi mati terpanggang. Sebagian sapi sapi itu dalam keadaan sekarat. Sekujur tubuh sapi sapi itu sudah melepuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu rumah yang dicek oleh tim SAR adalah rumah milik Pringgo. Lokasi rumah Pringgo di bagian utara Dusun Ngrangkah. Namun tim SAR tidak menemukan Pringgo dan keluarganya.
Menurut saksi mata, Pringgo dan anaknya, saat Merapi meletus sedang mencari rumput di atas gunung. Namun informasi itu masih belum bisa dipastikan. Tim SAR masih terus mencari. Pringgo atau pun warga lainnya. (ken/bdi)











































