Tim Evakuasi Susuri Dusun Mbah Maridjan

Tim Evakuasi Susuri Dusun Mbah Maridjan

- detikNews
Rabu, 27 Okt 2010 07:23 WIB
Jakarta - Proses evakuasi di Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, atau sekitar kediaman Mbah Maridjan terus dilakukan. Baik warga dan wartawan dilarang mendekati lokasi Merapi.

Sementara itu, di Desa Ngrangkah yang berada 500 meter Desa Kinahrejo tampak masih diselimuti kabut tebal. Patauan detikcom, Rabu (27/10/2010), dari beberapa rumah dan pepohonan tampak tertutup debu vulkanik.

Aparat gabungan TNI dan Polri menjaga pintu masuk Desa Ngrakah agar warga tidak mendekat ke desa tersebut. Pantauan detikcom, sedikitnya 5 ambulans dari TNI dan RSUD Sleman saat ini belum kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, tim evakuasi TNI AL menemukan empat jasad yang berada di kediaman Mbah Maridjan. Kondisi kediaman juru kunci Gunung Merapi itu diselimuti debu vulkanik.

Sementara di sekitar kediaman Mbah Maridjan, tim juga menemukan 12 jasad yang berada di jalanan. Jasad tersebut diduga tewas akibat semburan awan panas (Wedhus Gembel).

Tim dokter RS Sardjito sulit mengidentifikasi jasad yang ditemukan di sekitar rumah Mbah Maridjan, karena rata-rata korban tewas dalam kondisi kulit melepuh.

Keberadaan kuncen Merapi sendiri masih misterius. Wakil Bupati Sleman Yuni Rahayu menuturkan dari belasan mayat yang ditemukan terdapat jasad mirip Mbah Maridjan.
(ahy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads