Berdasar keterangan yang diperoleh dari Ketua Sinode GKPM Kepulauan Mentawai, P Simanjuntak, bencana tsunami tersebut menghancurkan semua perumahan yang ada di dusun tersebut.
"Gelombang tsunami mencapai tujuh meter, sangat tinggi. Semua rumah yang ada di dusun itu hancur, tidak ada yang tersisa. Penduduk yang selamat, sekarang ini sangat membutuhkan bantuan," kata Simanjuntak kepada detikcom, Rabu (27/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Saat ini mereka yang selamat, bertahan di tiga pondok tanpa dinding di ladang mereka. Umumnya yang selamat itu,Β remaja pria usia tanggung, dan bapak-bapak muda. Banyak di antara mereka yang terluka, namun belum mendapat bantuan medis,β kata Simanjuntak.
Simanjuntak menyatakan, dia berkunjung ke dusun tersebut pada Selasa (26/10/2010) sore dan meninggalkan lokasi menjelang malam. Menurutnya, selain di Muntei, ada empat dusun lain yang kondisinya sama kerusakannya dengan Muntei. Banyak korban jiwa dan korban yang selamat belum mendapat pertolongan.
Gempa 7,2 SR melanda Mentawai pada 21.40 WIB, Senin (25/10). Gempa ini menyebabkan tsunami di kawasan Mentawai. Tinggi gelombang mencapai 3 meter yang menyapu kawasan di pinggir pantai. Korban kemungkinan akan terus bertambah.
(rul/van)











































