"Seluruh kawasan rawan bencana di Klaten sudah kosong. Sebanyak 5.599 orang sudah berkumpul di tiga pos pengungsian di Desa Bawukan, Desa Keputran, dan Desa Dompol," ujar Camat Kemalang, Klaten, Suradi, kepada wartawan di lokasi pengungsian di Kemalang, Selasa (26/10/2010).
Suradi menuturkan, para pengungsi ditempatkan di sejumlah tempat yang aman dari abu vulkanik. Sekolah dan kantor kecamatan dipilih sebagai tempat pengungsian.
"Adapun yang dipakai untuk tempat pengungsian adalah SDN IĀ dan SDN II Bawukan, SDN I dan II Keputran, SMPN I Kemalang, SDN I Dompol, dan aula Kecamatan Kemalang," ujar Suradi.
Sejumlah pengungsi yang sakit saat ini tengah dirawat di Puskesmas Kemalang. Beberapa pengungsi yang kurang sehat juga menjalani rawat jalan.
"Saat ini ada lima orang yang dirawat inap di Puskesmas Kemalang karena kelelahan. Lima orang lagi dirawat jalan," terang Suradi.
Namun demikian, Suradi berharap ada bantuan logistik dari pemerintah daerah atau pemerintah pusat. Hal ini penting mengingat logistik yang tersedia hanya cukup untuk dua hari saja.
"Sementara logistik hanya aman untuk dua hari. Berikutnya ada tambahan logistik lagi," terangnya.
(van/gah)











































