Merapi Muntahkan Wedhus Gembel, Mbah Maridjan Diimbau Ikut Turun Gunung

Merapi Muntahkan Wedhus Gembel, Mbah Maridjan Diimbau Ikut Turun Gunung

- detikNews
Selasa, 26 Okt 2010 19:04 WIB
Merapi Muntahkan Wedhus Gembel, Mbah Maridjan Diimbau Ikut Turun Gunung
Jakarta - Seluruh warga lereng Gunung Merapi yang tinggal di daerah rawan dievakuasi ke barak pengungsian agar selamat dari awan panas atau wedhus gembel. Apa kabar Mbah Maridjan? Apakah juru kunci Merapi bergelar Raden Ngabehi Surakso Hargo itu ikut turun gunung?

"Wah saya kurang tahu soal itu, tapi kita prinsipnya, semua diminta untuk turun," kata Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu saat berbincang dengan detikcom, Selasa (26/10/2010) pukul 18.30 WIB.

Yuni berharap, Mbah Maridjan yang tinggal 5 km dari puncak Merapi itu bersedia mengikuti imbauan agar mau diungsikan ke barak. Namun jika pria yang kini top menjadi bintang iklan minuman energi itu tetap menolak, Yuni tidak bisa berbuat apa-apa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tergantung kepercayaan Mbah Maridjan, kalau mau ya ayo turun ke pengungsian. Tapi kita usahakan semua dievakuasi," kata Yuni.

Merapi mulai memuntahkan awan panas sekitar pukul 17.30 WIB. Hingga kini, awan panas masih terus dikeluarkan oleh gunung berapi teraktif di dunia itu.

Warga setempat menyebut awan panas sebagai wedhus gembel karena bentuknya seperti bulu wedhus (kambing). Suhu Wedhus gembel mencapai 600 derajat Celcius.

Warga yang dievakuasi tampak sangat panik. Mereka berlarian menuju mobil-mobil evakuasi yang disediakan. (ken/nrl)


Berita Terkait