Wilayah Klaten Masih Aman dari 'Wedhus Gembel' Merapi

Wilayah Klaten Masih Aman dari 'Wedhus Gembel' Merapi

- detikNews
Selasa, 26 Okt 2010 19:03 WIB
Wilayah Klaten Masih Aman dari Wedhus Gembel Merapi
Klaten - Awan panas atau yang dikenal juga dengan istilah wedhus gembel yang keluar dari Gunung Merapi belum mengancam wilayah Klaten, Jawa Tengah. Sejumlah warga desa di lereng Gunung Merapi yang masuk kawasan Klaten masih tenang-tenang saja.

"Luncuran awan panas tidak mengarah ke Klaten. Jadi situasi di sini masih aman dan tidak ada kepanikan warga," kata Kapolsek Kemalang, AKP Agung Raharjo, saat dihubungi detikcom, Selasa (26/10/2010) pukul 18.30 WIB.

Di Kecamatan Kemalang terdapat 4 desa yang masuk kategori rawan bencana letusan Merapi. Keempat desa itu adalah Balerante, Tegalmulyo, Sidorejo, dan Kendalsari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, lanjut Agung, ada perkembangan yang positif di masyarakat. Sejumlah warga yang semula menolak dievakuasi, kini bersedia meninggalkan rumahnya untuk dibawa ke pengungsian.

Hingga malam ini sudah ada 85 jiwa yang bersedia mengungsi. Mereka warga Dusun Ngipiksari dan Dusun Gondang di Desa Balerante.

"Sekarang mereka berada di pos pengungsian Balai Desa Bawukan di Kecamatan Kemalang," ungkap Agung.

Ngipiksari merupakan wilayah tertinggi kedua setelah Dusun Sambungrejo. Belum ada kabar, apakah warga Desa Sambungrejo juga sudah bersedia dievakuasi atau belum.

"Sejumlah petugas di lapangan masih terus berusaha membujuk warga agar mau dievakuasi," ungkap Agung.

Sebelumnya diberitakan, petugas gagal mengevakuasi warga di sejumlah desa yang rawan bencana letusan Merapi. Warga yakin Gunung Merapi tidak akan meletus seperti tahun 2006 lalu.

Selain itu, mereka juga mengaku trauma dengan pengalaman di pengungsian. Sebab tempat pengungsian tidak tersedia tempat untuk ternak warga. Hal tersebut membuat warga terpaksa menjual murah hewan ternak mereka.

(djo/nrl)


Berita Terkait