"Kita sedang dalam proses mengungsikan orang-orang yang tinggal di daerah rawan," kata Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu saat berbincang dengan detikcom, Selasa (26/10/2010) pukul 18.30 WIB.
Yuni mengatakan, saat ini warganya sedang panik. Banyak warga yang berlarian menuju angkutan yang disediakan petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuni mengatakan, warga diungsikan ke beberapa barak pengungsian yang sudah disediakan antara lain di Glagah, Kepuharjo, Umbulharjo, Turi, Wanakerto, dan Pakem. "Tadi saya sudah cek ke barak-barak, mereka sudah masuk semua," kata Yuni.
Merapi mulai memuntahkan awan panas sekitar pukul 17.30 WIB. Hingga kini, awan panas masih terus dikeluarkan oleh gunung berapi teraktif di dunia itu. Warga setempat menyebut awan panas sebagai wedhus gembel karena bentuknya seperti bulu wedhus (kambing). Suhu Wedhus gembel mencapai 600 derajat Celcius.
(ken/nrl)











































