"Saya apresiasi usulan PAN. Itu usulan bagus dan PAN harus pelopori itu agar ditiru fraksi lain," ujar Priyo di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/10/2010).
Menurut Priyo, selaku pimpinan DPR dirinya tak bisa berbuat apa-apa terkait agenda kunjungan ke luar negeri. Untuk itu dia berharap agar pimpinan DPR diberi kewenangan untuk menerima atau menolak rencana kunjungan ke luar negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo menambahkan, kalau usulan moratorium tersebut hanya sebatas penghentian sementara. Namun jika penolakan terhadap kunjungan kerja ke luar negeri, dia menegaskan akan menolak.
"Yang diusulkan PAN itu penundaan sementara, bukan penolakan. Kalau itu penolakan saya tidak setuju karena DPR seperti katak dalam tempurung," tutup Priyo.
Rangkaian agenda studi banding rombongan anggota DPR ke luar negeri belakangan ini mendapatkan kecaman dari masyarakat. Pangkal masalah adalah ongkosnya yang tidak sebanding dengan manfaat selaina karena materinya terlalu mengada-ada.
(ddt/lh)










































