"Kesulitannya pengendara tidak mengerti, tidak mau bekerja sama. Mereka tidak mengerti jalan banjir, di lampu merah suka saling serobot, ini menyebakan deadlock, kendaraan tidak bergerak," kata Wakasat Penegakan dan Pengaturan Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Gunawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (26/10/2010).
Dia menjelaskan, dalam kondisi hujan, memang kemacetan bertambah, mulai dari kendaraan melambat hingga kendaraan mogok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam 1 shift, Polda Metro Jaya menurunkan 170 persenel di titik tertentu. Jumlah ini belum termasuk polisi wilayah. "Kita turunkan cadangan dari satuan patwal," terangnya.
Untuk kondisi luar biasa pun polisi tidak memberlakukan aturan seperti biasanya. Misalnya 3 in 1 ataupun jalur lambat dan jalur cepat, bahkan kalau kondisi jalan biasa tidak memungkinkan, kendaraan dipersilakan masuk tol.
"Kalau begini boro-boro mau nilang. Kita utamakan mengurai kemacetan," tutupnya.
(ndr/nrl)











































