Kurangi Banjir, Legislatif Harus Prioritaskan Anggaran Pengadaan Drainase Baru

Kurangi Banjir, Legislatif Harus Prioritaskan Anggaran Pengadaan Drainase Baru

- detikNews
Selasa, 26 Okt 2010 14:37 WIB
Kurangi Banjir, Legislatif Harus Prioritaskan Anggaran Pengadaan Drainase Baru
Jakarta - Lambannya penuntasan pembangunan sistem drainase DKI Jakarta, tak lepas dari masalah dana. Untuk melakukan percepatan, terlebih dahulu harus ada kesepakatan dari legislatif untuk prioritas dan alokasi pendanaannya.

Demikian jawab Wagub DKI Jakarta, Prijanto, ditanya tentang proyek drainase terpadu yang dibangun untuk menanggulangi banjir. Hal ini disampaikannya di Balaikota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (26/10/2010).

"Saya bisa mempercepat dengan catatan APBD yang kita miliki dikelola dengan prioritas. Eksekutif dan legislatif (DPRD DKI Jakarta) harus duduk satu meja, mana (program) yang prioritas," kata Prijanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khusus untuk 2010, target penanggulangan genangan ditetapkan sebanyak 33 titik dengan alokasi dana Rp 65,6 miliar. Tapi pada kenyataannya, rangkaian pembangunan gorong-gorong baru dan peremajaan yang baru, belum menunjukkan hasil signifikan.

Sementara untuk 2011, target penanggulangan genangan ditetapkan 56 titik. Jumlah ada yang disiapkan mencapai Rp 102,4 miliar.

"Ini (anggaran dana) jangan dipotong-potong kalau mau 56 lokasi itu selesai. Buat 2012, targetnya 17 titik genangan dengan dana Rp 35 miliar. Itu bisa dipercepat dengan catatan mari diprioritaskan, jangan beli ini dan itu dulu," tegasnya.

Asisten Pembangunan Pemprov DKI Jakarta, M Tauchid, menambahkan bahwa pembangunan gorong-gorong di 33 titik genangan dijadwalkan tuntas pada pertengahan Desember 2010. Termasuk proyek peremajaan dan perluasan gorong-gorong lama.

"Target kita pertengahan Desember selesai. Sistem ini ditambah 2 gorong baru dan yang sudah ada kapasitasnya diperbesar," kata Tauchid.

(nwk/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini