"Di Dusun Gobik-Desa Bosua 2 mayat ditemukan akibat tsunami," kata Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kemenkes, Mujiarto, dalam siaran persnya, Selasa (26/10/2010).
Selain itu, sejumlah warga juga dilaporkan hilang. "Masih dilakukan pencarian di Dusun Bosua dan Desa Bosua," tambahnya.
Sedangkan di Pulau Pagai Selatan, air akibat tsunami masuk sampai 600 meter ke dalam kampung. "1 Anak hilang karenanya," terang Mujiarto.
Sedang di Pulau Pagai Utara, Sikakap, air naik sampai setengah rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa atau kerusakan bangunan. Sementara di Dusun Muntei Baru, Desa Betumonga, 80 persen rumah rata diterjang tsunami.
"Banyak korban jiwa dan hilang. Resort Macaronis Desa Silabu rusak berat, tsunami berketinggian sampai 3 meter, satu kapal turisnya terbakar, namun belum ada laporan korban," tutupnya.
(ndr/vit)











































